PT. Digital Media Techindo

Perum Pondok Tandala, Jl. Bungur V No. 230
Kawalu, Kota Tasikmalaya
Jawa Barat - Indonesia 46182


Google telah menghapus 15 dari 21 aplikasi Android berbahaya yang ditemukan hadir dalam Play Store, menyusul laporan dari perusahaan keamanan asal Ceko, Avast.

Avast mengatakan aplikasi tersebut terinfeksi dengan jenis malware yang dikenal sebagai HiddenAds.

Ditemukan pada tahun 2019, jenis adware Android ini beroperasi dengan menampilkan iklan yang sangat mengganggu.

Dalam laporan yang diterbitkan, analis malware Avast, Jakub Vávra mengatakan aplikasi tersebut meniru game populer, dan kelompok kriminal di balik operasi ini mengandalkan iklan dan pemasaran media sosial untuk menarik pengguna ke halaman Play Store mereka.

Setelah pengguna menginstal salah satu aplikasi ini, malware HiddenAds akan menyembunyikan ikon aplikasi (untuk menyulitkan pengguna menghapus aplikasi) dan kemudian mulai membombardir pengguna dengan iklan.


Loader Loading...
EAD Logo Taking too long?

Reload Reload document
| Open Open in new tab

Enam dari 21 aplikasi berbahaya masih tersedia di Play Store pada saat artikel ini diterbitkan, seperti: Shoot Them, Helicopter Shoot, Find 5 Differences – 2020 NEW, Rotate Shape, Cover art Find the Differences – Puzzle Game, dan Money Destroyer.

Avast mengatakan aplikasi tersebut diunduh oleh lebih dari tujuh juta pengguna sebelum temuan ini dilaporkan ke Google minggu lalu.

Baca Juga: “Malware Joker Terus Mencoba Menghindari Pertahanan Google Play Store Untuk Penyebarannya

Pengguna harus waspada saat mengunduh aplikasi ke ponsel mereka dan disarankan untuk memeriksa profil aplikasi, ulasan, dan memperhatikan permintaan izin perangkat yang ekstensif,” kata Vávra.

Selain itu, karena banyak dari aplikasi (game) ini ditujukan untuk anak-anak dan biasanya diiklankan di jaringan media sosial, analis malware Avast juga mendorong orang tua untuk mengambil tindakan dan mengajari anak-anak mereka tentang malware dan keamanan digital.