PT. Digital Media Techindo

Perum Pondok Tandala, Jl. Bungur V No. 230
Kawalu, Kota Tasikmalaya
Jawa Barat - Indonesia 46182




Setelah membocorkan 15 juta sampel data pengguna, kali ini masih hacker yang sama, menjual basis data penuh dengan kisaran 91 juta data pengguna Tokopedia di darkweb dengan harga $5.000.

Berita buruk bagi pengguna Tokopedia karena tampaknya, perusahaan telah mengalami insiden data breach besar-besaran yang mengakibatkan data pribadi pengguna berisiko. Data yang dijual oleh hacker tersebut meliputi jenis kelamin pengguna, lokasi pengguna, username, nama lengkap pengguna, alamat email pengguna, nomor telepon pengguna, kata sandi hash, dan data pribadi sensitif lainnya.

Meskipun saat ini belum ada konfirmasi, sepertinya tidak terdapat rincian kartu pembayaran pengguna maupun merchant dalam basis data tersebut.

Perusahaan pemantauan pelanggaran data Under the Breach yang mengetahui insiden tersebut telah mengonfirmasi bahwa basis data yang diperdagangkan secara online di darkweb tersebut berisi data asli milik Tokopedia dan mencakup data hingga Maret 2020.

Dari pelanggaran data ini akan sangat berdampak bagi pengguna maupun merchant Tokopedia, karena aktor penjahat siber bisa memanfaatkan data tersebut untuk mendistribusikan serangan-serangan siber seperti scamming (penipuan), phishing, dan kejahatan siber lainnya yang bisa diperkirakan akan berlangsung lama seperti kejadian-kejadian pelanggaran data besar-besaran lainnya.

Untuk saat ini, pengguna Tokopedia sangat kami sarankan untuk segera mereset/mengganti kata sandi akun Tokopedia kalian. Juga sangat disarankan untuk mereset/mengganti kata sandi akun online lainnya yang memiliki kata sandi yang sama dengan akun Tokopedia.


Just a simple person who like photography, videography, code, and cyber security enthusiast.