PT. Digital Media Techindo

Perum Pondok Tandala, Jl. Bungur V No. 230
Kawalu, Kota Tasikmalaya
Jawa Barat - Indonesia 46182




Departemen Kehakiman AS hari ini telah mengajukan penggantian dakwaan terhadap founder WikiLeaks, Julian Assange, menuduhnya berkolaborasi dengan peretas, termasuk yang berafiliasi dengan LulzSec dan kelompok hacker “Anonymous”.

Surat dakwaan yang baru tidak menambah dakwaan tambahan di luar dakwaan 18-count sebelumnya yang dijatuhkan kepada Assange pada Mei 2019, tetapi itu “memperluas ruang lingkup konspirasi seputar dugaan intrusi komputer yang sebelumnya dijatuhkan pada Assange,” kata DoJ.

“Pada 2012, Assange berkomunikasi langsung dengan pemimpin kelompok hacker LulzSec (yang saat itu bekerja sama dengan FBI), dan memberikan daftar target untuk diretas LulzSec. Sehubungan dengan satu target, Assange meminta pemimpin LulzSec untuk mencari (dan menyediakan untuk WikiLeaks) surat dan dokumen, basis data dan berkas PDF.

“Dalam komunikasi lain, Assange mengatakan kepada pemimpin LulzSec bahwa rilisan materi hacking yang paling berdampak adalah dari CIA, NSA, atau New York Times.

“WikiLeaks memperoleh dan menerbitkan email dari pelanggaran data yang dilakukan terhadap perusahaan konsultan intelijen Amerika oleh peretas yang berafiliasi dengan LulzSec dan ‘Anonymous’. Menurut peretas itu, Assange secara tidak langsung memintanya untuk mengirim spam ke perusahaan korban lagi.


Baca Juga: “Vault 8: WikiLeaks Publikasikan Source Code Project Hive, Sistem Pengendalian Malware Milik CIA

Tuduhan yang diperluas ini menambah tuduhan sebelumnya bahwa Assange berkonspirasi dengan analis intelijen Angkatan Darat Chelsea Manning untuk memecahkan hash kata sandi komputer Angkatan Darat untuk mendapatkan materi rahasia, yang kemudian dia terbitkan di portal WikiLeaks.

Assange telah ditahan di Inggris sejak April 2019 ketika pihak berwenang London telah mengambil alih founder WikiLeaks tersebut karena melanggar persyaratan jaminan. Pada hari yang sama, AS juga mengajukan tuntutan dan permintaan ekstradisi. Otoritas AS memperbarui dakwaan pada Mei 2019, dan lagi hari ini.

Beberapa wartawan telah mengkritik AS karena menuntut Assange, mengklaim bahwa dia hanya melaporkan dokumen yang bocor dan berhak atas perlindungan Amandemen Pertama.

Baca Juga: “Wikileaks Ekspos Proyek Protego, Sistem Kontrol Rudal Rahasia CIA

Melalui surat dakwaan yang diterbitkan hari ini, DOJ berusaha untuk mengklarifikasi bahwa tuduhan tersebut lebih dari sekadar melaporkan dan menerbitkan materi yang bocor, tetapi karena terlibat langsung dalam mendapatkan data hasil dari peretasan, tindakan yang tidak ada dalam perlindungan pers.


Just a simple person who like photography, videography, code, and cyber security enthusiast.