PT. Digital Media Techindo

Perum Pondok Tandala, Jl. Bungur V No. 230
Kawalu, Kota Tasikmalaya
Jawa Barat - Indonesia 46182




Salah satu platform program bug bounty, HackerOne hari ini mengumumkan bahwa mereka telah membayar hadiah total sekitar $100.000.000 kepada para peretas yang secara bertanggung jawab melaporkan kerentanan di seluruh penjuru dunia per-tanggal 26 Mei 2020.

Sejak program ini dimulai, para bug hunter yang terdaftar di HackerOne telah menemukan sekitar 170.000 kerentanan keamanan, menurut CEO perusahaan Mårten Mickos.

Tidak mungkin untuk mengetahui secara pasti berapa banyak pelanggaran keamanan siber yang telah diantisipasi tetapi kita dapat memperkirakan bahwa itu ada ribuan atau mungkin lebih dari sepuluh ribu,” kata Mickos.

Dengan biaya rata-rata pelanggaran di suatu tempat sekitar $8.000.000, namun dari hal tersebut penghematan yang dikeluarkan perusahaan terdampak mencapai puluhan miliar dollar.”

$50.000.000 dibayarkan dalam waktu satu tahun

Seperti terlihat pada grafik di bawah ini, jumlah total hadiah yang dibayarkan kepada peretas tumbuh dari $10.000.000 antara 2014 dan 2016, menjadi $30.000.000 antara 2017 dan 2019, dan mencapai $50.000.000 antara Q2 2019 dan Q2 2020.


12% dari peretas yang menggunakan HackerOne untuk melaporkan kerentanan keamanan menghasilkan lebih dari $20.000 setiap tahun hanya dari bug bounty, sementara 1,1% akan mendapatkan hadiah senilai lebih dari $350.000 per tahun dan 3% dibayar lebih dari $100.000 per tahun.

Butuh lima tahun untuk mendapatkan bayaran $20.000.000, sebuah angka yang kami raih pada Q3 2017,” kata HackerOne.

Sejak itu, segalanya benar-benar berjalan baik, dengan $80.000.000 berikutnya hanya dalam waktu tiga tahun. Kami baru-baru ini memiliki minggu terbaik kami – $2.400.000 hadiah yang dibayarkan hanya dalam enam hari.”

Baca Juga: “Kerentanan Privilege Escalation Ditemukan Dalam Docker Untuk Windows

Enam ethical hacker menjadi miliarder

Menurut survei terhadap 1.700 bug hunter yang terdaftar di platform HackerOne dari dua tahun lalu, peretas top akan mendapatkan rata-rata 2,7 kali lebih banyak uang dalam penghargaan daripada gaji rata-rata seorang insinyur perangkat lunak di negara yang sama.

Pada bulan Agustus 2019, HackerOne juga mengumumkan bahwa enam peretas yang menggunakan platformnya telah menjadi miliarder, dengan Santiago Lopez (@try_to_hack) yang saat ini berusia 19 tahun menjadi yang pertama melampaui pendapatan $1.000.000 pada bulan Maret 2019.

“Sebagai hasil dari kreativitas dan keuletan mereka, kami memperkirakan para peretas akan mendapatkan $1.000.000.000 hadiah dari bug bounty dalam lima tahun,” kata CEO HackerOne.


Just a simple person who like photography, videography, code, and cyber security enthusiast.