PT. Digital Media Techindo

Perum Pondok Tandala, Jl. Bungur V No. 230
Kawalu, Kota Tasikmalaya
Jawa Barat - Indonesia 46182


Eterbase, bursa cryptocurrency yang berbasis di Bratislava, pada pekan ini mengungkapkan insiden pelanggaran keamanan. Perusahaan tersebut mengatakan penjahat siber berhasil menembus jaringan internal dan mencuri dana cryptocurrency senilai $5,4 juta.

Insiden tersebut, yang diungkapkan pada hari Kamis (10/09/2020), melibatkan pencurian berbagai cryptocurrency dari hot wallet perusahaan.

Pada Senin malam, pelaku berhasil mencuri enam hot wallet Eterbase untuk cryptocurrency Bitcoin, Ethereum, XRP, Tezos, Algorand, dan TRON, lalu mentransfer dana ke wallet pelaku yang dikelola di enam bursa crypto lain.

Dalam serangkaian pesan yang diposting di saluran Telegram Eterbase, perusahaan tersebut mengatakan telah mendeteksi serangan tetapi tidak dapat menghentikannya. Meskipun demikian, Eterbase mengatakan mereka sudah melacak transaksi dana yang dicuri.

Pihak perusahaan juga telah menghubungi bursa tujuan dari dana yang dicuri dan meminta agar aset yang dicuri dibekukan.


Dikabarkan bahwa Eterbase juga telah memberi tahu otoritas penegak hukum dan pelanggan terdampak, memastikan bahwa mereka memiliki cukup modal untuk memenuhi semua kewajiban dan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memastikan bahwa jumlah setoran klien mereka tidak mengalami kerusakan akibat insiden ini.

Baca Juga: “Program XCE IGNITE, Upaya Untuk Mendukung Proteksi Ancaman Siber

Karena penyelidikan masih sedang berlangsung, perusahaan menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut tentang insiden pelanggaran keamanan tersebut.

Setelah audit keamanan perusahaan, operasi kami akan dilanjutkan. Kami akan mengumumkan tanggal pembukaan kembali platform secepat mungkin,” kata perusahaan itu.


Muhammad Zaky Zulfiqor

Just a simple person who like photography, videography, code, and cyber security enthusiast.