PT. Digital Media Techindo

Perum Pondok Tandala, Jl. Bungur V No. 230
Kawalu, Kota Tasikmalaya
Jawa Barat - Indonesia 46182




Setelah kejadian kontraktor NSA yang berhasil dilacak melalui kode tersembunyi pada dokumen yang bocor, berbekal rasa penasaran, akhirnya saya tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang Printer Steganography, dan bagaimana cara kerjanya.

Kembali ke tahun 90’an, produsen color laser printers datang bersama dengan pemerintah untuk menerapkan kode pelacakan tersembunyi di dalam printer mereka. Hal ini  bertujuan untuk membantu pemerintah melacak pemalsuan.

Anggap saja itu sebagai watermark pada foto dan dokumen penting. Sebagian besar color laser printer dan mesin fotokopi memiliki kode pelacakan ini. Dan ketika kejadian kemarin tentang penangkapan seorang pembocor rahasia NSA, dokumen yang dibocorkannya memiliki titik-titik kuning kecil yang dicetak berulang kali di halaman warna.

Hal tersebut hampir tak terlihat oleh mata telanjang. Namun dengan menggunakan kaca pembesar atau blue light, kamu bisa mulai melihat kotak pada dokumen-dokumen ini. Kotak persegi ini digunakan pada printer Xerox dan vendor lainnya namun bukan standar. Canon, misalnya, menggunakan skema yang berbeda. Jika kuningnya rendah atau kurang jelas, titik-titik ini mungkin tidak muncul pada dokumen.

Memecahkan Kode Pelacakan

Kotak persegi ini memiliki 14 7-bit bytes. Semua baris dan kolom, kecuali baris atas, harus memiliki paritas ganjil. Ini berarti bahwa selalu ada jumlah titik kuning yang ganjil. Jika kamu menemukan angka genap, maka itu telah ditafsirkan salah. Mari kita lihat gambar di bawah ini, perhatikan bahwa semua sama dengan angka ganjil.

Sekarang maril kita memecahkan apa arti setiap baris dan kolom. Kolom menunjukkan bagian dan baris menunjukkan angka dari 0 sampai 127.

Perhatikan bahwa baris 1 dan kolom 1 untuk paritas. Ini memastikan jumlah titik sama dengan jumlah ganjil. Kolom 9 dan 15 tidak digunakan dan tidak diketahui. Perhatikan juga bahwa kolom 3 dan 4 tidak digunakan pada bagian waktu. Berikut adalah deskripsi yang lebih rincinya.


Sekarang tambahkan semua biner dari grid aslinya. Dan kita mendapatkan angka di bawah ini.

Angka-angka tersebut dibaca dari kanan ke kiri. Nomor seri mungkin atau mungkin juga tidak termasuk kolom 14.

  • Printer Serial Number: 535218 (or 29535218)
  • Date: 5/9/17
  • Time: 6:20

Waktunya bisa salah karena setting zona waktu yang salah pada printer, namun kamu harus bisa melacak dari mana produk itu dijual oleh produsen.

Kode Lainnya

Fakta menarik lainnya yang saya temukan saat melihat kode pelacakan printer adalah ‘EURion Constellation‘. Ini terdiri dari 5 lingkaran yang bisa berwarna kuning, hijau atau oranye. Mereka mengikuti pola di bawah ini.

Hal ini diimplementasikan untuk mencegah mesin fotokopi warna menghasilkan uang palsu. Biasanya, disembunyikan di dalam desain pada bill. Beberapa perangkat lunak, seperti Adobe PhotoShop, akan mengenali pola ini dan menolak untuk membuka file untuk diedit. Mari kita lihat contohnya dengan bill US $20.

Perhatikan semua “20s” kecil ke kanan dan kiri. Beberapa angka nol mengikuti konstelasi EURion ini. Coba lihat:

Semoga kamu terbantu oleh artikel yang meskipun singkat ini, Saya menemukan ini menarik dan menyenangkan untuk menggali lebih dalam saat hal-hal ini muncul dalam berita. Lebih lengkap tentang apa itu “Printer Steganography” ini bisa kamu baca di: https://en.wikipedia.org/wiki/Printer_steganography

I hope you enjoy, bye!


Just a simple person who like photography, videography, code, and cyber security enthusiast.