PT. Digital Media Techindo

Perum Pondok Tandala, Jl. Bungur V No. 230
Kawalu, Kota Tasikmalaya
Jawa Barat - Indonesia 46182


Berisi.id – Kegiatan tahunan untuk penganugerahan TOP DIGITAL Awards 2020 kembali digelar oleh media IT Nasional (Majalah ItWorks) yang bekerjasama dan didukung oleh beberapa Asosiasi dan Konsultan TI & TELCO Indonesia. Kegiatan yang diselenggarakan pada Selasa (22/12) ini bertempat di Raflesia Hotel Jakarta. Pada gelaran ini, Xynexis meraih dua penghargaan di bidang TOP IT Solution dalam acara “TOP DIGITAL Awards 2020”.

Xynexis merupakan perusahaan pionir IT Security di Indonesia dengan layanan Consulting, Cyber Strategy & Architecture, NOOSC (Security Operations), HAXTech (Digital Engagement), IGNITE (Cyber Analytics), Xpertis Now (Cyber Contracting).

Xynexis berhasil meraih dua penghargaan (Awards) sekaligus, yakni kategori TOP DIGITAL Implementation on IT Security sector # level stars 4 untuk PT Xynexis dan TOP Leader on Digital Implementation 2020 yang diberikan kepada Eva Noor, selaku CEO PT Xynexis.

“Suatu kebanggaan tersendiri, di mana kami bisa terus mempertahankan dan meningkatkan kredibilitas usaha, terutama dalam menghadirkan solusi yang komprehensif di bidang IT Security System,” ungkap Eva Noor di sela- sela acara Top Digital Awards (22/12/2020), di Jakarta.

Dalam kegiatan ini, ItWorks menghadirkan keynote speech Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate yang disampaikan secara virtual melalui video conference. Kegiatan ini terlaksana dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Atas nama pemerintah, saya juga mengucapkan selamat kepada instansi, perusahaan, institusi dan lainnya atas prestasi dan penghargaan yang berhasil diraih di ajang Top Digital Awards 2020 ini,” ujar Menkominfo, Johnny G Plate. Dikutip dari ItWorks (24/12).

Eva juga memaparkan bahwa pencapaian ini tidak luput dari hasil kerja keras tim Xynexis, sehingga dapat dilihat dan diapresiasi banyak orang. Kepercayaan yang sudah di berikan ini membuktikan bahwa Xynexis selama ini dapat menjaga kualitas (core value) dalam pengembangan solusi IT Security maupun layanannya. “ Bisa berdampak dan memberikan manfaat luas bagi pelaku bisnis, lembaga, institusi dan lainnya. Terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan IT Security yang memang sangat diperlukan di era digital ini adalah sesuatu banget bagi Saya,” ujar Eva.

Baca Juga : Pentingnya Edukasi Penerimaan dan Penyebaran Informasi di Era Serba Digital Ini

Pentingnya Peningkatan SDM Pada Masa Pandemi

Selama masa pandemi Covid-19 ini, krisis saat ini bukan hanya krisis Kesehatan tapi juga krisis ekonomi. Pemerintah telah berjuang untuk bisa melakukan treatment yang seimbang dengan tidak mengorbankan keduanya. Menurut Eva, perjuangan yang dilakukan oleh semua perusahaan juga sama hanya saja dengan skala yang berbeda.


“Ini juga terjadi di dunia IT. Ketika kita menggunakan dan tergantung dengan resources luar dimana kita tahu teknologi yang kita gunakan mayoritas dari luar negeri, apa yang terjadi Ketika akses keluar masuk suatu negara dibatasi? Apa yang terjadi Ketika kita bergantung pada keahlian sumber daya luar untuk mejalankan proses bisnis kita? Resikonya adalah proses bisnis terganggu dan layanan yang dihasilkan menjadi kurang baik,” ujar Eva dalam majalah ItWorks.

Eva Noor, peraih Penghargaan ” TOP Leader on Digital Implementation 2020″ di ajang “Top Digital Awards 2020” (Sumber : ItWorks)

Menurut Eva, Indonesia butuh banyak perusahaan lokal yang bisa bersaing dengan kualitas perusahaan luar. Banyak potensi yang bisa digali untuk menghadirkan banyak sumber daya manusia yang bisa bersaing dengan para ahli diluar sana. Selama 14 tahun menjalankan bisnis, Eva merasakan lambatnya pergerakan menuju persaingan dengan kualitas para ahli diluar sana.

Untuk diketahui, Xynexis sendiri masih terus berkomitmen menjadi perusahaan lokal yang bisa terus bersaing secara global. Tantangan yang sekarang harus dihadapi dunia industri adalah kekurangan talent di sektor keamanan siber, serta jenjang karir dan juga apresiasi yang masih kurang dari manajemen. “Teknologi sangat cepat sekali berkembang jika sejak awal mereka bisa mempelajarinya langsung di industri, tentu akan dengan sendirinya memperkecil skill gap,” ujar Eva.

Menyikapi hal tersebut, Eva menyebutkan jika Xynexis bekerjasama dengan pemerintah, telah membuat beberapa rencana program untuk meningkatkan kualitas dan skill talent keamanan siber, salah satunya Born To Protect. Selain program Born To Protect, di tahun 2021 nanti Xynexis akan menginisiasi program Women in Cyber Security & Digital bekerjasama dengan beberapa institusi pemerintah, akademisi dan swasta.

Tujuannya untuk memberikan peluang kepada kaum perempuan yang bekerja dibidang TIK dan punya skill khusus di bidang TIK mendapat tempat yang lebih luas dalam mengimplementasikan skill dan kemampuannya. Hal ini guna mendorong perempuan untuk memilih TIK karena karir dapat mengubah persepsi ini dan membantu lebih banyak wanita untuk menjadi pemimpin di industri.

“Pekerjaan Rumahnya banyak tetapi pemerintah sudah mulai membenahi step by step dengan adanya peta okupasi keamanan informasi langkah awal yang bagus sekali, dan Xynexis dengan Program Born To Protect dalam pencarian bakat di dunia siber sekuriti akan mulai lagi pencahariannya di tahun depan,” tutup Eva.